ppinews masthead

Tanggal 24 April 2016.

Tempat : Denhaag Hs, Wisma Don Bosco, Leiden dan KBRI Denhaag.

 

 

Hari pertama simpsium dimulai semua berjalan sesuai agenda. Pada jam 10.30 para delegasi PPI Prancis yang dijemput oleh panitia simposium menuju wisma dengan menggunakan kereta tram. Dua jam kemudian sesi perkenalan pun dimulai dengan bermain games bersama delegasi dari PPI negara lainnya : PPI Belanda, Belgia, Ceko, Estonia, Hongaria, Italia, Jerman, Polandia, Portugal, Rusia, Swedia, dan Turki. Kemudian para delegasi diperkenalkan dengan sejarah para tokoh-tokoh terkenal Indonesia di Leiden dan ditutup oleh ramah tamah di KBRI Denhaag yang dihadiri juga oleh Dubes Indoensia di Belanda.

 

 

Tanggal : 25 Avril 2016

Tempat  : wisma Don Bosco Rijswijk

 

------------ (pembicara akan dilaporkan oleh mas Yasser)

 

Menjelang malam hari (8pm) siding organisasi PPI Amerop pun dimulai. Namun terdapat sedikit perubahan, pemilihan ketua dan host PPI Amerope untuk periode selanjutnya kembali dijadwalkan menjadi keesokan harinya. Hasil dari rapat yang berlangsung sampai pukul 1.30 pagi tersebut adalah peredifinisan kembali peraturan jalannya sidang Pleno Symposium yang telah dibuat pada Symposium tahun lalu di Rusia dan juga pemilihan tiga petugas sidang yang terdiri dari Marco (PPI Jerman), Puput Cibro (PPI Ceko) dan Galuh (PPI Belgia). Hal terakhir yang disepakati adalah bahan pembahasan Focus Groupe discussion. Forum sepakat untuk kembali mengevaluasi, membahas dan menambahkan hasil FGD yang dihasilkan pada tahun lalu (Manifesto Moscow). Tentu ini tidak menutup kemungkinan FGD menawarkan ide-ide baru jika hasil yang tahun kemarin tidak lagi dianggap relevan dan sudah terealisasikan dengan baik.

 

 

Tanggal : 26 Avril 2016

Tempat  : wisma KBRI Rijswijk

 

Setelah sarapan, Focus Groupe Discussion (FGD) dimulai dengan sedikit keterlambatan. Delegasi PPI Prancis tergabung dalam FGD politik dan hukum (Sridepi) yang terdiri dari 4 anggota lainnya ; Rizka Restidyah Pravitianasari (PPI Swedia), Steven Chondro (PPI Itali), Ali Abdillah (PPI Belanda), Marco Nainggolan (PPI Jerman) dan dimoderatori oleh Ali Salamanda Phd dalam bidan european law di Leiden. Pada pukul 13.30 para anggota FGD politik dan hukum yang diwakili oleh Chondro merekomendasikan 3 poin terkait identitas negara NKRI untuk menghadapi MEA yang sudah berjalan beberapa bulan terakhir. Ketiga FGD dari komisi lainnya ; sosial budaya, teknologi dan ekonomi pun melakukan hal yang sama. Namun belajar dari Symposium sebelumnya dan untuk keefektifan penyaluran ide yang terkumpul, pada akhirnya forum sepakat untuk memilih satu tema yang akan dikirim sebagai rekomendasi jangka pendek pada beberapa media masa (Rekomendasi Rijswijk) dan kumpulan artikel populer yang akan dipublikasikan kepada masyarakat umum (minimal 10 artikel). 

 

Tata cara Penulisan Artikel


1. Artikel ditulis dengan bahasa Indonesia.
2. Artikel bisa ditulis oleh perseorangan atau ditulis bersama (co-authored) maksimal 3 penulis (Peserta Simposium harus menjadi salah satu penulis jika artikel ditulis bersama.)
3. Artikel berjumlah 1,500-2,500 kata (tidak termasuk referensi).
4. Artikel ditulis dengan bahasa populer yang bisa dipahami oleh masyarakat umum tetapi dengan menggunakan landasan fakta dan landasan ilmiah yang baik.
5. Judul mencerminkan isi tulisan, maksimal 10 kata.
6. Artikel memuat setidaknya 3 bagian, yakni (1) pengantar, (2) isi (bagian isi bisa dipecah ke dalam beberapa bagian lain), serta (3) kesimpulan/rekomendasi kebijakan.
7. Artikel harus mengupas dimensi kebijakan dari isu yang diangkat.
8. Tulisan/sumber lain yang dirujuk dalam artikel harus dicantumkan di bagian referensi.
9. Artikel dikirimkan ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
10. Editor berhak untuk (1) memberikan review/komentar terhadap isi artikel dan mengembalikannya kepada penulis untuk direvisi (2) mengedit artikel tanpa mengubah isi tulisan serta (3) memberi keputusan apakah artikel akan diterima, diterima dengan revisi, atau ditolak.
11. Editor akan memberitahukan kepada penulis jika artikel diterima dengan revisi.
12. Penulis yang diminta untuk melakukan revisi hendaknya menaati deadline yang diberikan atau menghubungi editor jika tidak bisa merevisi dalam waktu yang ditentukan.

Waktu dan Deadline Penulisan Artikel
Pekan Pertama (2 s.d 8 Mei)     : Judul, Tema, dan Kategori Tulisan (Teknologi, Ekonomi, Politik-Hukum, atau Sosial Budada)
Pekan Kedua (9 s.d. 15 Mei)     : Outline Tulisan (maks 200 kata) dan Rekomendasi Kebijakan
Pekan Keempat (maks. 29 Mei) : Tulisan Keseluruhan
Pekan Kelima  (maks. 5 Juni)    : Review dan feed-back
Pekan Keenam (maks. 12 Juni)  : Revisi dan finalisasi tulisan

           

Terkait kepengurusan PPI Amerop untuk periode selanjutnya terdapat dua kandidat yang mengajukan diri ; Zumaro (PPI Belanda) dan Harriy (PPI Turki). Setelah proses musyawarah mufakat dan jajak pendapat, PPI Turki memenangkan pemilihan (6 :5) telah terpilih PPI Turki sebagai koordinator PPI Amerop. Untuk kemudian koordinator diberikan kebebasan untuk memilih PPI Jerman mengajukan diri sebagai sekretaris dan/ atau PPI Polandia (rival dalam pemilihan). Diharapkan PPI Turki memutuskan selambat-lambatnya pada Symposium dunia di Kairo.

 

 

-          Sekian  -

 

ppi dunia

Sridepi S

 

Media masa (Rekomendasi Rijswijk) :

http://m.antaranews.com/berita/557910/pelajar-indonesia-di-amerika-dan-eropa-bersuara-soal-laut-tiongkok-selatan

http://www.wartabuana.com/read/57067-ppi-amerika-eropa-dorong-indonesia-jadi-mediator-laut-tiongkok-selatan.html
http://www.wartabuana.com/read/57068-ini-permintaan-pelajar-indonesia-di-luar-negari-terhadap-pemerintah.html
http://www.wartabuana.com/read/57070-ppi-amerika-eropa-manfaatkan-keberagaman-potensi-ekonomi-daerah.html

http://www.wartabuana.com/read/57069-perhimpunan-pelajar-indonesia-seamerika-hasilkan-rekomendasi-rijswijk.html


Upcoming Events - Evénements Prevus

Mon Tue Wed Thu Fri Sat Sun
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31