Eurolympique

Paris, 8 - 10 April 2016

  
 

PERSYARATAN DAN SISTEM PERTANDINGAN
 
I.                PERSYARATAN UMUM
1.     Setiap peserta harus menjaga sportifitas dan wajib menjaga ketertiban selama bertanding di dalam maupun di luar lapangan dan menjunjung nilai-nilai fairplay selama kompetisi berlangsung.
2. Setiap pemain dilarang melakukan provokasi berlebihan kepada pemain lawan, supporter lawan, atau bahkan wasit yang memimpin pertandingan.
3.     Setiap pemain dilarang dengan sengaja mencederai pemain lawan
4. Setiap tim yang akan bertanding di wajibkan sudah siap 15 menit sebelum pertandingan dimulai.
5.     *) Durasi pertandingan bisa berubah sesuai dengan kebijakan panitia.
6.   Panitia berhak menghentikan pertandingan apabila salah satu/kedua team melakukan permainan yang kasar.
7.     Dilarang menggunakan alat-alat yang dapat merusak dan atau mengotori lapangan serta mencelakai peserta dan penonton lainnya selama pertandingan
 
II.              PERSYARATAN KHUSUS
2.1  Futsal
1.     Setiap tim dapat mendaftarkan maksimal 10 pemain.
2.     Setiap tim dapat mendaftarkan minimal 6 pemain.
3.     Setiap tim diwajibkan memiliki 1 sampai 2 orang ofisial tim.
4.     Setiap tim wajib menggunakan kostum yang memiliki warna dan motif yang sama atasan, dan bawahan.
5.     Setiap pemain disarankan menggunakan pelindung tulang kering setiap pertandingan untuk keselamatan pemain saat bermain.
6.     Setiap pemain dilarang menggunakan benda apapun berbahan logam atau menutup benda berbahan logam tersebut.
7.     Sanksi & denda:  
Kartu kuning = 1 euro                                                                           
Kartu merah langsung = 3 euros
8.     Untuk sanksi akumulasi kartu, 2 kali kartu kuning akan dikenakan sanksi larangan bermain 1 pertandingan, langsung kartu merah akan dikenakan sanksi larangan bermain 2 pertandingan.
9.     Saat pertandingan sedang berlangsung, pemain yang terganjar sanksi 2 kali kartu kuning atau langsung terganjar kartu merah dalam satu pertandingan harus langsung meninggalkan lapangan dan bench pemain.
10.  Pemain pengganti dari pemain yang harus keluar karena terganjar sanksi bermain baru dapat memasuki lapangan 2 menit setelah pemain yang terganjar sanksi keluar lapangan atau setelah kemasukan gol atau memasukkan gol.
 
2.2  Basket
1.     Apabila melakukan pelanggaran seperti yang tercantum di persyaratan umum maka dilakukan akan dikenakan sanksi berupa Technical Foul (dengan hukuman 1 kali Free Throw dan penguasaan bola kembali) atau Ejection.
 
III.           SISTEM PERTANDINGAN
3.1  Futsal
1.   Pada sistem penyisihan grup pertandingan akan berjalan 2 x 10 menit dan 5 menit untuk waktu istirahat.
2.   Pada sistem knock-out pertandingan akan berjalan 2x15 menit dan 5 menit untuk waktu istirahat.
3.   Tim yang layak melaju ke final adalah tim yang terus melaju ke semifinal dan menang di semifinal.
4.   Tim yang kalah di semifinal akan melaju ke perebutan juara 3.
5.   Pada sistem knock-out akan diadakan system acak untuk pembagian lawannya.
6.   Apabila masih terjadi seri, maka akan langsung dilakukan adu pinalti sebanyak 3 penendang .
7.   Babak tambahan (extra time) akan dimainkan mulai dari babak semifinal.
8.   Bila dalam waktu reguler terjadi seri, durasi babak tambahan yaitu 2 x 5 menit.
 
3.2  Basket
1.     Peraturan yang berlaku mengacu pada peraturan FIBA 3×3 Official Rules.
2.     Setiap tim terdiri dari 5 pemain (3 di dalam lapangan 2 cadangan).
3.     Setiap tim diwajibkan memiliki 1 sampai 2 orang ofisial tim.
4.     Pertandingan dipimpin oleh 1 orang wasit dan dibantu oleh minimal 1 orang petugas meja.
5.     Permainan diawali dengan lempar koin (Coin Flip) untuk menentukan posisi serang.
6.     Poin. Setiap tembakan di dalam garis three poin dihitung 1 poin. Tembakan di garis three poin dihitung 2 poin. Setiap tembakan free throw yang masuk dihitung 1 poin.
7.     Waktu pertandingan 2×7 menit
8.     Pemenang pertadingan. Tim yang pertama mencetak sebanyak 33 poin dalam satu pertandingan sebelum waktu pertandingan berakhir, langsung dinyatakan sebagai pemenang dan wasit menghentikan pertandingan.
9.     Overtime. Apabila sampai waktu pertandingan berakhir terjadi skor yang sama, maka akan diberlakukan perpanjangan waktu selama 3 menit. Posisi bola ditentukan berdasarkan pelemparan koin (Coin Flip).
10. Apabila terjadi overtime ke-2 dan merupakan overtime terakhir, bagi tim yang mencetak 2 pointer lebih dahulu mereka yang memenangkan pertandingan, apabila score masih sama maka diadakan adu free throw.
11.  Untuk setiap perpanjangan waktu diberikan istirahat selama 1 menit.
12. Team Foul. Suatu tim dinyatakan Team Foul apabila dalam satu babak tim tersebut telah melakukan 4 kali foul.
13.  Personal Foul. Pemain yang telah melakukan 5 kali foul dinyatakan Foul Out.
14.  Foul pada saat melakukan tembakan akan mendapatkan 1 tembakan free throw apabila foul terjadi di dalam garis three poin, dan 2 tembakan free throw apabila terjadi di luar garis three poin.
15.  Foul yang terjadi pada saat pemain tidak dalam posisi melakukan tembakan, dan salah satu tim sudah dalam posisi Team Foul maka akan diberikan 1 kali tembakan Free Throw.
16.  Suatu tim harus melakukan usaha tembakan untuk mencetak angka dalam waktu 14 detik. Mengulur-ngulur waktu dan tidak bermain secara aktif dinyatakan pelanggaran.
17.  Setiap tembakan yang masuk atau free throw terakhir. Posisi bola akan dikuasai oleh tim defense dan serangan di mulai kembali dari luar garis three poin dengan melakukan check ball terlebih dahulu. Apabila salah satu pemain melakukan tapping the ball keluar lapangan setelah memasukan bola atau free throw akan dipertimbangkan sebagai tindakan memperlambat waktu pertandingan dan akan diberikan Technical Foul.
18.  Setiap tembakan yang gagal atau free throw terakhir. Apabila tim mendapatkan offensive rebound boleh langsung memasukan bola tanpa harus membawa atau passing bola keluargaris three point. Apabila tim mendapatkan defensive rebound, bola harus keluar garis three poin terlebih dahulu (dengan dribble atau passing).
19.  Steal dan Turnover. Apabila ini terjadi di dalam garis three poin, bola harus di dribbles atau di passing keluar garis three point lebih dahulu.
20.  Bola mati. Setiap posisi bola mati, posisi serangan dimulai tepat di atas garis three poin dan pemain harus melakukan Check Ball terlebih dahulu (antara pemain penyerang dengan pemain bertahan).
21.  Bola sudah dianggap keluar dari garis three point apabila pemain penyerang kedua kakinya sudah berada di atas garis three point.
22.  Jump Ball. Setiap situasi Jump Ball bola untuk tim yang bertahan.
23.  Dunk. Dunk tidak diperbolehkan kecuali kondisi ring yang mendukung untuk   melakukan dunk.
24. Pergantian pemain. Pergantian pemain boleh dilakukan pada setiap bola mati.
25. Time Out. Tidak ada time out.
26. Permainan akan dimainkan di setengah dari lapangan bola basket FIBA yang semestinya.
 
3.3  Badminton
Berikut ini peraturan pertandingan badminton berdasarkan pada peraturan resmi
PBSI/BWF:
1.       Score system mempergunakan “Rally Point” the best of three games.
2.       Pada point 11 tiap-tiap game, pemain diizinkan untuk istirahat selama 1 (satu) menit dan pelatih boleh memberikan instruksi-instruksi kepada pemainnya, tetapi pemain tidak boleh meninggalkan lapangan.
3.  Pada waktu pergantian tempat antara game pertama dan game kedua pemain diizinkan istirahat 2 menit. Pelatih diperkenankan ke lapangan untuk memberikan instruksi-instruksi, tetapi pemain tidak boleh meninggalkan lapangan.
4.       Bila terjadi One Game All (game satu sama), pemain diizinkan untuk istirahat selama 2 menit.
5.       Seorang pemain hanya diperkenankan bermain dalam 2 nomor yaitu: 1 (satu) kali tunggal dan 1 (satu) kali ganda, 1 (satu) kali tunggal.
6.       Apabila terjadi gangguan, Referee berhak untuk menunda atau memindahkan pertandingan ke tempat/hari lain dengan ketentuan hasil pertandingan yang diperolehnya tetap berlaku/syah.
7.       Barang-barang yang boleh diletakkan dekat lapangan pertandingan hanya air minum dan perlengkapan atlet lainnya sebagai cadangan.
8.       Pemain yang pada gilirannya harus bertanding, tetapi tidak hadir dilapangan setelah dipanggil tiga kali dalam waktu 5 (lima) menit dinyatakan kalah.
9.    Selama pemain melakukan pertandingan, tidak diperkenankan meninggalkan lapangan tanpa izin wasit yang bertugas, termasuk menukar raket dengan yang berada dipinggir lapangan.
10.  Setiap pemain diwajibkan berpakaian olahraga bulutangkis sesuai peraturan yang berlaku.
11. Pemain yang mendapat cedera dilapangan, apabila tidak dapat melanjutkan pertandingan dinyatakan kalah.
12. Pemain yang mendapat cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan, kedudukannya pada nomor lain dapat diganti apabila nomor tersebut belum memulai pertandingan pertamanya.
13. Tiap pemain berhak mendapat istirahat 30 (tiga puluh) menit diantara 2 (dua) pertandingan yang harus dimainkannya secara berturut-turut.
14.  Pemain dan Official bertanggung jawab untuk mengetahui sendiri bila dan dimana harus bertanding, termasuk adanya perubahan jadwal dan sebagainya.
15.  Pemain yang tidak mau melaksanakan pertandingan pada waktu dan tempat yang telah ditentukan panitia dinyatakan kalah.
16.    Apabila pemain memerlukan tambahan perlengkapan pada waktu melakukan pertandingan (air, raket dsb) harus sepengetahuan dan melalui Referee.
17.    Pemain/atlet dilarang mempergunakan obat dopping.
18.   Peserta yang belum tiba gilirannya tidak diperkenankan memasuki lapangan tempat pertandingan.

3.4 Lari Estafet
1.    Panjang daerah pergantian tongkat estafet adalah 20 meter, lebar 1,2 meter dan bagi pelari estafet 4 x 100 meter ditambah 10 meter pra-zona. Pra-zona adalah suatu daerah dimana pelari yang akan berangkat dapat mempercepat larinya, tetapi disini tidak terjadi penggantian tongkat.
2.    Lari Estafet(Lari Beranting). Lari Estafet atau sering disebut dengan lari beranting merupakan salah satu dari cabang atletik. Lari Estafet hanya membutuhkan empat (4) orang pemain untuk melakukan olahraga tersebut. Jarak Tempuh Lari estafet : 4×400 M (Putra/Putri) Dan 4×100 M. Start yang sering digunakan dalam Lari Estafet: Start Jongkok sering digunakan pada pelari pertama (1), Sedangkan Start Berlari sering digunakan pada pelari ke-Dua,ke-Tiga,dan ke-Empat (2,3,4).
3.    Diperbolehkan mengambil tongkat estafet apabila tongkat tersebut jatuh pada saat pergantian penerimaan tongkat pada lari yang berjarak 4×400 meter.

3.5 Tari Saman
1.    Satu tim saman minimal 7 orang dan maksimal 11 orang.
2.    Tim saman diperbolehkan mencampur anggota timnya (perempuan dan laki-laki)
3.    Setiap tim wajib mengenakan kostum tarinya
4.    Resolusi video minimal 480p
5.    Durasi penampilan maksimal 10 menit
6.    Tim saman wajib mencantumkan judul  videonya di Youtube (diperbolehkan dengan akun Youtube pribadi) dengan format sebagai berikut : Tari Saman (nama wilayah) Eurolympique 2016.

3.6 Fotografi
Kriteria foto :
1.    Foto yang diikut sertakan di lomba tidak boleh melalui proses editing di photoshop, sotoshop ataupun aplikasi edit foto profesional lainnya
2.    Foto hanya boleh diedit sederhana dengan mengatur exposure, highlights, shadows, brightness, contrast dan black point yang tidak berlebihan (filter black and white diperbolehkan)
3.    Foto yang langsung di posting di instagram harus dengan format berikut :
-    Menuliskan judul foto (dapat ditambahkan deskripsi foto)
-    Tanggal diambilnya foto
-    Tag ke akun instagram PPI Prancis
-    Keterangan cabang lomba : Lomba fotografi kamera handphone atau Lomba fotografi Kamera Digital
-    #Eurolympique2016

    Contoh : 
             Para Pejuang
             9 April 2015
             Lomba fotografi kamera handphone
             #Eurolympique2016